Assalamu’alaikum sobat pembaca yang dirahmati alloh swt.karimah
(kajian rutin muslimah) yang diadakan rutin dim kampus tercinta STMI – jakarta.
Untuk tulisan kali ini saya akan memberikan secuil materi yang mungkin dapat
bermanfaat bagi kita semua. Sebelumnya mohon koreksinya yah????
Baik tulisan kali ini saya akan membahas mengenai diri kita
ini yang disebut dewasa. Nah dewasa, apa sih yang kalian tahu mengenai
dewasa???? Tambah besar tubuhnya, mulai tumbuh perkembang beranjak lebih mampu
memimpin, banyak kumpul bareng orang yang lebih gede-gede dan masih banyak
lagi. Tapi itu semua hanya segelintir contoh yang menggambarkan arti dari
dewasa itu sendiri. Sekarang mari kita berpikir jernih secara dewasa. Ada
ciri-ciri yang terdapat dalam alquran mengenai kedewasaan dalam cara berpikir,
seperti dalam surat:
1.
An-nahl:78 “Dan Allah
mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun,
dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.”
2.
Al-a’raaf:173 “atau agar
kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua kami telah
mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan
yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena
perbuatan orang-orang yang sesat dahulu.”
Mungkin itu segelintir ciri pendewasaan diri dalam
berpikir.kalau ada yang mau menambahkan bisa dikirim melalui komentar-komentarnya
J
Kalau yang di atas menjelaskan ciri-ciri kedewasaan dalam
berpikir, berikut ciri seseorang dikatakan dewasa, antara lain:
1.
Dapat membedakan mana yang baik dan mana yang
buruk serta cara penempatannya sesuai dengan tolok ukur agama
2.
Bersikap dan bersifat khusnudhon kepada sesama
muslim
3.
Bersikap positif dan melihat segala sesuatunya
dalam sudut pandang yang positif pula
4.
Mencari hikmah dan kesalahan dalam segala
permasalahan
5.
Memadukan sikap positif, mawas diri, dan tawakal
6.
Istiqomah dengan selalu beribadah meski sekecil
biji pepaya.
Nah sudah tau kan apa itu dewasa dilihat dari sudut pandang
yang beragam pastinya. Berhubung kita sebagai pemuda-pemudi islam, kita juga
harus bisa memiliki iman yang mendalam, tidak mudah tertipu dengan kemewahan
dunia, harus berilmu dan berwawasan luas, serta memiliki keberanian dalam
membela yang benar. Seperti dalam surat Az-zumar:53 (larangan berputus asa
terhadap rahmat alloh swt.) “Katakanlah: "Hai
hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah
kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa
semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Baik sekedar refreash otak aja nih,ada
sedikit permainan yang mengasah logika.
Pertanyaannya: ada tiga pasang suami-intri
ingin menyeberangi sungai menuju ke pulau sebelahnya,kendaraan yang tersedia
hanya sebuah perahu kecil yang hanya cukup menampu dua orang di atasnya.nah
bagaimana caranya tiga pasang suami-istri tersebut dapat menyebrangi sungai
dengan selamat. Namun, dalam perahu tersebut harus dengan makhromnya
saja.silakan dijawab J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar